Kebanyakan orang selalu menjadikan Modal sebagai alasan utama untuk memulai bisnis. Padahal ada beberapa cara untuk menyelesaikan masalah tersebut, salah satunya adalah mencari investor yang berminat menginvestasikan uang mereka sebagai modal usaha kita. Tapi… lagi-lagi ini juga bukan perkara yang mudah, apalagi jika kita sebagai pemula dan tidak punya pengalaman sebelumnya.
Tapi lagi-lagi yang jadi pertanyaan, Apakah kita akan mengurungkan niat kita untuk berbisnis? Itupun jadi dilema besar untuk kita kita memulai suatu bisnis.
Terus, apayang bias kita lakukan? Jawabannya Mulailah dengan ide bisnis yang modalnya relatif kecil. Langsung saja ya kita urut satu-satu.
Modal Usaha
Mendengar kata MODAL saya jadi inget suatu hari saya kedatangan seorang temen sekolah dulu, Setelah ngobrol panjang lebar kesana kemari dan bernostalgia masa-masa sekolah tiba-dia teman saya bertanya, ”Ri, sekarang Anda Bisnis apa?” dengan penuh percaya diri dia bertanya karena secara status pekerjaan dia adalah seorang karyawan yang loyal dan jarang pindah-pindah tempat pekerjaan. Terus dengan senyum saya bilang sekarang saya dagang. Tapi belum selesai saya menjelaskan, dia langsung memotong kata-kata saya “kalo saya ngga bisa kalo harus usaha lagian uang modalnya mau dari mana?” katanya sambil tertawa.
Dan dengan tersenyum terlintas dipikiran saya “Mindsetnya saja sudah bilang “Ngga bisa kalo harus usaha” itu yang pertama, yang kedua dia bilang “uang modalnya mau dari mana?”
Memang semua orang pasti pernah berpikir seperti itu begitu juga saya sendiri, tapi setelah saya mulai mentok dengan kondisi keuangan saya 2 hal tersebut sudah bukan mindset saya. Kenapa seperti itu karena kalau orang sudah kepepet apapun bisa dia lakukan, Right?
Nah sampai saat ini saya sudah bisa simpulkan bahwa MODAL yang paling penting adalah Mindset. Kalau kita sudah bisa mengatur pikiran kita itulah Modah Utama kita.
Ayooo… Praktekan dulu sekarang jangan banyak nanya.. Set dulu pikiran kita bahwa “SAYA BISA”, Udaha ya!
Kita Bahas yang kedua “uang modalnya mau dari mana?”
Alasan klasik yang sering kita dengar ini sangat-sangat mengganggu semangat kita untuk memulai usaha. Kita selesaikan ya..
- Sekarang Anda bikin database keluarga, teman, kenalan, atau orang yang sekarang sedang menjalankan sebuah usaha dan Setelah itu Anda pisahkan siapa saja yang menjual barang dan siapa saya yang menjual jasa.
- Tentukan Barang atau jasa apa yang bisa Anda jual dari database yang sudah kamu pisahkan.
- Datangilah mereka dan sampaikan kepada mereka bahwa Anda akan membantu menjualkan barang mereka, dan buatlah kesepakatan apabila Anda sudah berhasil menjual barang mereka. Biasanya disini di bahas masalah KOMISI untuk Anda. "Dan disanalah Anda akan mengerti bahwa Bisnis tidak bisa dilakukan tanpa campur tangan orang lain."
- Setelah Anda selesai melakukan 3 hal di atas, Maka dimulaikan Bisnis dengan Modal Kecil? “Terus Modal uang yang harus saya keluarkan Berapa?” Nah.. Sekarang buatlah Anggaran dana Operasional untuk menjalankan Bisnis Anda. Dan Itulah MODAL Uang yang harus Anda Keluarkan. “Harus Jelas yaaa.. karena hal ini akan berhubungan dengan tahapan berikutnya.”
- Bersikaplah jujur dan komitmen dengan kesepakatan Anda sehingga timbul kepercayaan dari mitra Bisnis Anda.
- Sertakan Tuhan dan Orang Tua dalam Bisnis Anda (Selalu Berdo’a). Righ?
Lantas apa lagi yang menjadi petanyaan untuk menjalankan bisnis dengan modal relative kecil?
Menajemen Keuangan
Tidak sedikit pengusaha yang gulung tikar karena tidak mampu mengatur keuangan. Contohnya Saya sendiri. 2012 saya membuat sebuah Perusahan dan Alhamdulillah selama 2 tahun mampu menggaji 2 orang karyawan dan membeli beberapa keperluan transportasi saya seperti mobil. Tapi lagi-lagi karena ketidakmampuan saya mengatur keuangan akhirnya perusahaan saya gulung tikar. Kerugian Puluhan juta dan yang paling tidak enak saya meninggalkan hutang.
Akhirnya saya sadar bahwa mengatur keuangan dalah bisnis menjadi faktor yang sangat penting. Sekarang kita selesaikan ya…
- Mulailah dengan catatan keuangan sederhana, pisahkan antara pemasukan dan pengeluaran. Catatlah semua keuangan Anda dengan rapih.
- Gunakanlah Skala Prioritas, artinya Anda harus bisa membedakan antara Kebutuhan dan Keinginan. Right?
- Setelah Anda praktekan 2 hal tersebut, Buatlah Anggaran sebagai berikut :
4. Ooo Iya, Jangan lupakan orang tua Anda. “sudah saya ingatkan di atas”
- Dana Operasional Bulan Anda dalam menjalankan Bisnis (%)
- Komisi (Gaji) Anda pribadi Setiap Bulan (%)
- Tentukan Target BEP atau Pengembalian Modal yang telah dana keluarkan pada saat Anda memulai Bisnis (Berapa Lama dana tentukan persentasenya “%” dari laba yang Anda dapatkan). “ Ingat meskipun sering kita lupakan, hal yang satu ini sangatlah penting. Apa itu? “Modal Operasional selama Anda memulai bisnis dengan mitra Anda. (Sudah saya jelaskan di point sebelumnya)”
- Bersedekahlah dari hasil Bisnis Anda (%) “Pilihan yang saya rekomendasikan”
5. Teruslah berusaha sampai Anda Berhasil menjadi seorang Pembisnis yang Sukses. Karena tidak ada kesuksesan tanpa perjuangan.
Demikian yang bisa saya Share kepada Anda, Kalo Bisa di amalkan silakan share ke yang lain juga ya,,, Semoga Bermanfaat.
Salam Sukses
Arry Fahrysa
Arry Fahrysa
Silahkan Baca Juga Artikel Di Bawah....












Great
ReplyDelete